Artikel

Dapatkan informasi terbaru dari Kami

9 Tips Memulai Bisnis Kontrakan, Dijamin Menguntungkan!

Pamor bisnis kontrakan seolah memang tidak pernah turun. Tidak hanya di kota-kota besar saja, melainkan juga di seluruh wilayah Indonesia. Bisnis yang satu ini menjadi salah satu pilihan investasi yang memiliki masa depan cerah, karena peminatnya yang cukup tinggi. 

Investasi di bidang properti kontrakan bisa dijadikan ladang untuk mengumpulkan pundi-pundi rupiah, apalagi harga tanah yang terus mengalami kenaikan secara berkala. Wajar saja apabila bisnis kontrakan ini sangat diminati banyak kalangan, mengingat bidang bisnis ini memiliki peluang untung sangat menjanjikan.

Tapi sebelum terjun di dunia bisnis kontrakan, pemula sebaiknya memahami bagaimana cara menjalankan bisnis dengan strategi yang tepat agar usaha kontrakan bisa berjalan lancar. Karena nyatanya, meskipun potensial tapi bisnis ini juga rentan terhadap risiko kerugian, terutama jika tidak direncanakan dengan matang.

Keuntungan Investasi Rumah Kontrakan

bisnis kontrakan

Pertama-tama, Anda harus tahu beberapa keuntungan yang bisa Anda dapatkan jika menjalankan bisnis kontrakan.

  • Pangsa pasar yang tinggi: Seiring dengan meningkatnya perekonomian kelas menengah di kalangan anak muda, maka kesadaran untuk hidup secara mandiri semakin tinggi pula. Nah, salah satu upaya untuk merealisasikannya yaitu dengan menyewa rumah, baik untuk ditempati bersama keluarga kecil atau bersama teman. Pangsa pasar bisnis kontrakan di kawasan perkotaan cenderung tinggi, khususnya di lokasi strategis yang dekat cukup dengan fasilitas publik dan akses kendaraan umum.
  • Tarif sewa yang bisa mengalami peningkatan: Harga sewa rumah akan terus meningkat mengikuti harga properti di pasaran. Nah, pemilik bisnis kontrakan bisa menetapkan tarif sewa tidak kurang 5% dari total harga jual rumah, sedangkan untuk peningkatan harga sewa rumah di area strategis berada di angka 10% hingga 15%. Namun, hal ini juga tergantung pada beberapa faktor, termasuk kondisi dan lokasi.
  • Capital Gain yang Tinggi: Saat investasi di bisnis kontrakan, Anda akan mendapatkan laba dengan nilai yang lebih besar jika dibandingkan dengan jenis investasi properti di bidang lain, seperti tanah atau lainnya.
  • Bisa Dijadikan Sebagai Agunan: Investasi rumah relatif lebih menguntungkan bagi pemilik, salah satunya adalah karena properti ini bisa dijadikan agunan jika suatu saat membutuhkan dana dalam jumlah besar, seperti untuk mengembangkan bisnis atau lainnya.
  • Perawatan Bisa Dibebankan Kepada Penyewa: Saat menjalankan bisnis kontrakan, maka sebagai pemilik Anda bisa membebankan perawatan pada penyewa. Perawatan yang dimaksud adalah perawatan jenis ringan, misalnya menjaga kebersihan dan kerapian rumah, merawat tanaman di taman, dan lain sebagainya.

Baca juga: Bisnis Properti adalah Bisnis Paling Menggiurkan, Ini Rahasia Suksesnya

Tips Memulai Bisnis Kontrakan untuk Pemula

bisnis kontrakan

Nah, Anda sudah tahu apa saja keuntungan yang bisa Anda peroleh dari bisnis kontrakan. Apakah Anda semakin tertarik untuk menjalankan bisnis ini?

Tunggu dulu! Sebelum terjun di dunia bisnis kontrakan, Anda harus tahu bagaimana cara memulai bisnis kontrakan yang bisa menghasilkan banyak uang. Berikut ini adalah beberapa tips-nya:

1. Bandingkan Harga Tanah

Jika Anda ingin berhasil dalam menjalankan bisnis kontrakan, maka Anda harus memiliki kemampuan dalam memilih properti untuk investasi. Usahakan untuk mencari lahan di lokasi strategis dengan harga yang relatif rendah. Hal ini penting, sebab faktor harga akan sangat menentukan besar atau kecilnya modal yang harus dipersiapkan. Semakin rendah modal yang perlu Anda siapkan, maka akan semakin cepat pula kemungkinan dana akan kembali.

2. Prediksikan Kemungkinan di Masa Depan

Seorang pebisnis properti dituntut untuk bisa memprediksi masa depan suatu kawasan. Prediksi ini bisa dilakukan dengan cara melihat bagaimana perkembangan serta pembangunan infrastruktur, aktivitas ekonomi, dan juga rencana lainnya yang digagas oleh pemerintah.

3. Pilih Rumah yang Berada di Daerah Kawasan Industri

Kawasan industri mengalami pertumbuhan secara signifikan, di mana pembangunan pabrik umumnya juga diikuti dengan pertumbuhan sektor lain. Termasuk di antaranya adalah pusat perekonomian, pemukiman baru, komersil, serta bisnis yang bisa menaikkan rantai ekonomi di kawasan tersebut.

Pada umumnya, area industri juga akan ramai dikunjungi oleh para pencari kerja, termasuk perantau yang membutuhkan tempat tinggal sementara. Jadi, membangun bisnis kontrakan di kawasan ini tentu saja bisa menjadi pilihan tepat, karena pangsa pasarnya sangat potensial.

4. Pilih Letak Rumah yang Strategis

Agar bisnis kontrakan berjalan dengan lancar, maka Anda juga perlu memilih properti yang letaknya strategis. Rumah kontrakan sebaiknya berada di area yang dekat fasilitas umum, seperti mall, restaurant, supermarket, sekolah, rumah sakit, perkantoran, halte bus, dan lain sebagainya.

5. Tawarkan Desain Rumah yang Nyaman

Desain bangunan memiliki daya tarik tersendiri. Nah, salah satu desain yang bisa diaplikasikan adalah kontrakan minimalis. Jangan lupa untuk melengkapi setiap ruangan dengan ventilasi udara supaya penghuninya merasa nyaman.

6. Tetapkan Harga Sewa yang Wajar

Tarif sewa juga akan menjadi salah satu faktor utama yang selalu dijadikan pertimbangan oleh calon penyewa. Jangan sampai Anda menetapkan harga sewa yang terlalu mahal jika dibandingkan dengan tarif pasaran. Harga yang kompetitif atau lebih rendah akan memudahkan Anda sebagai pemilik kontrakan untuk mendapatkan konsumen.

7. Berikan Perlindungan Asuransi pada Properti

Rumah kontrakan adalah investasi jangka panjang dengan peluang menjanjikan. Akan tetapi, beberapa risiko dengan dampak negatif mungkin saja terjadi, seperti properti mengalami musibah, seperti kebanjiran, kebakaran, dan lain sebagainya. Nah, untuk mengantisipasi bisnis kontrakan Anda terserang kebangkrutan, sebaiknya Anda memberikan perlindungan ekstra, seperti mengasuransikan properti Anda. Cara ini terbukti cukup efektif dalam memberikan perlindungan pada properti bisa kontrakan yang dijalankan.

8. Tentukan Sistem Pembayaran yang Aman

Cara selanjutnya untuk memulai bisnis kontrakan adalah menentukan sistem pembayaran yang aman. Sebagaimana yang sudah umum terjadi, banyak kasus pemula yang “kecolongan” saat pertama kali melakukan bisnis kontrakan, misalnya penyewa yang kabur tanpa bayar.

9. Memiliki Perjanjian Kontrak Tertulis

Jangan menjalankan bisnis kontrakan tanpa adanya perjanjian berlandaskan hukum, sebab perjanjian ini berguna untuk keamanan kedua belah pihak, baik penyewa maupun pemilik properti. Jadi, sebelum menyewakan properti, Anda perlu membuat kontrak perjanjian tertulis untuk penyewa, di mana dalam perjanjian itu juga berisi pasal-pasal hak dan kewajiban antara kedua belah pihak.

Baca juga: Bikin Kaya! Ini 5 Tips Sukses Menjalankan Bisnis Konstruksi dan Properti

Jangan Lupa Bergabung dengan Komunitas Real Estate!

Selain mempertimbangkan beberapa tips memulai bisnis kontrakan di atas, Anda juga perlu bergabung dengan komunitas real estate. Dari sana, Anda bisa bergabung dan berkenalan dengan orang-orang yang menggeluti bidang yang sama untuk membuka peluang yang lebih besar lagi.

Selain itu, Anda juga bisa menemukan mentor yang tepat, sehingga Anda akan mengetahui lebih banyak strategi bisnis properti. Silakan Anda bergabung dalam Seminar Property Rich Revolution bersama dengan Mr. Tung Desem Waringin. Seminar ini akan mengajarkan Anda bagaimana cara mendapatkan properti dengan harga yang di bawah pasar, hingga bagaimana cara kaya melalui properti. Anda memang harus jadi bagian dalam Seminar Property Rich Revolution ini!