Datangkan Konsumen Ekstra Lebih  Banyak dengan 5 Tips Inovasi Produk yang Spektakuler Berikut

inovasi produk

Persaingan bisnis yang semakin sengit membuat Anda harus bisa membuat inovasi produk secara berkala. Hal ini penting untuk dilakukan seorang pebisnis agar usahanya bisa tahan lama dan langgeng. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), inovasi memiliki tiga pengertian yaitu pembaruan, penemuan yang berbeda dari yang sudah ada sebelumnya, serta unsur yang mengalami pembaruan dalam bahasa modern. Inovasi dalam sebuah produk diharapkan mampu memberikan terobosan baru dalam memenuhi kebutuhan konsumen. 

Pengertian Inovasi Produk

inovasi produk
Sumber: freepik

Inovasi produk adalah kegiatan yang dilakukan dalam rangka memperbarui, meningkatkan kualitas, dan membuat produk memiliki daya tarik lebih sehingga mendatangkan lebih banyak pelanggan. Dalam hal ini, peran teknologi punya andil besar dalam mencapai tujuan tersebut. Semakin aktif seorang pebisnis untuk berinovasi, maka semakin besar usaha yang dijalankan bisa bertahan lama dalam persaingan bisnis. 

Ada beberapa hal yang bisa menjadi inspirasi atau ide dalam membuat inovasi sebuah produk seperti ulasan customer, evaluasi produk yang sudah ada, tren terkini, dan gebrakan kompetitor. Proses inovasi tak hanya membuat produk semakin baik, tapi juga menjadikan usaha semakin berkembang. 

Ada banyak produk yang sukses di awal peluncuran, tapi selang beberapa waktu langsung sepi peminat karena kerasnya kompetisi di dunia bisnis. Oleh sebab itu, pembaruan produk menjadi salah satu kunci penting yang membuat barang-barang yang telah diproduksi selalu mendapat tempat di hati konsumen. 

Inovasi tersebut tak harus mutlak menciptakan produk yang benar-benar baru 100%, tapi bisa dengan memberi nilai tambah, melakukan kombinasi, atau membuat produk tersebut lebih fungsional. Selain itu, produk tersebut juga harus menjawab permasalahan dan memenuhi kebutuhan konsumen.

Tujuan Inovasi Produk

inovasi produk
Sumber: freepik

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya bahwa, inovasi tersebut tak hanya membantu menyempurnakan sebuah produk tapi juga membuat suatu bisnis lebih berkembang. Sejatinya, tujuan pembaruan produk tak hanya itu saja, tapi juga mencakup banyak hal yang lebih luas, berikut ulasannya.

1. Meningkatkan Kualitas Produk

Tujuan utama dari sebuah inovasi tentu saja untuk meningkatkan kualitas produk tersebut. Kebutuhan konsumen akan selalu berubah-ubah menyesuaikan zaman dari waktu ke waktu. Oleh sebab itu, produk-produk lama akan mulai ditinggalkan dan tergantikan dengan yang baru. Sebagai seorang pebisnis, Anda harus bisa beradaptasi dengan situasi tersebut. 

Apabila barang yang ditawarkan sudah tidak dilirik, artinya ada pesaing yang menawarkan produk yang lebih baik. Untuk menghadapinya, Anda harus membuat terobosan baru dan inovasi produk yang lebih baik dengan mengutamakan peningkatan kualitasnya.

2. Membuat Produk Baru

Sebuah produk punya masa kedaluwarsanya sendiri. Persaingan bisnis yang ketat seringkali membuat pelaku usaha jalan di tempat hingga menelan kerugian. Walaupun sudah menjadi risiko, tapi hal tersebut bisa diminimalisir dengan melakukan sebuah inovasi. 

Ikutilah perkembangan zaman yang ada dan buatlah produk baru yang memiliki daya tarik tersendiri. Barang-barang produksi lama sebaiknya tidak dilanjutkan lagi dan diganti dengan inovasi terkini. 

3. Membuat Produk Lebih Efisien

Di zaman modern seperti sekarang, orang-orang memiliki kehidupan yang sibuk sehingga lebih suka dengan hal-hal yang praktis. Hal ini bisa diterapkan dalam inovasi bisnis Anda demi memenuhi kebutuhan pelanggan tersebut. Berpikirlah untuk membuat produk Anda lebih praktis dan efisien sehingga lebih dipilih konsumen. 

Misalnya saja pada produk kecantikan, jika dulu orang harus membersihkan wajah dengan dua langkah yaitu memakai susu pembersih dan toner, Anda bisa membuat terobosan baru yaitu menciptakan produk cleansing 2 in 1 dalam 1 langkah. Selain praktis, konsumen pun juga bisa menghemat waktu.

Efisiensi lainnya bisa juga dengan menambahkan kandungan SPF 30% atau 50% pada produk moisturizer, sehingga konsumen cukup menggunakan moisturizer tersebut untuk melembabkan sekaligus melindungi kulit dari bahaya sinar UV. Dengan kata lain, pelanggan tidak perlu memakai sunblock atau sunscreen lagi setelah menggunakan pelembab tersebut.

4. Membidik Target Market Baru

Bentuk inovasi produk bisa dilakukan dengan banyak cara. Ada yang sengaja membuat kemasan ekonomis untuk membidik target market di kelas menengah ke bawah. Sebaliknya, ada juga yang menambahkan fitur-fitur premium untuk bisa bersaing di pasar level menengah ke atas. Dengan kata lain, berbagai pembaruan produk tersebut menciptakan peluang pasar baru yang bermuara pada peningkatan pendapatan. 

5. Memenuhi Kebutuhan Konsumen dan Meningkatkan Kepuasan Pelanggan

Pembaruan produk membuat barang yang tadinya tidak ada menjadi ada di pasaran. Di sisi lain, penambahan fitur, penggantian kemasan, penggabungan produk, dan lain-lain mampu memenuhi kebutuhan konsumen yang dulu tidak bisa mereka dapatkan. Saat kebutuhan konsumen sudah terpenuhi, hal ini akan berdampak pada tingkat kepuasan pelanggan. Pastinya, para pelanggan akan merasa lebih puas karena apa yang diinginkan bisa didapatkan.

Tips Melakukan Inovasi yang Tepat untuk Bisnis Anda

inovasi produk
Sumber: freepik

Membuat sebuah inovasi menjadi tuntutan yang wajib dipenuhi oleh para pelaku bisnis. Hal ini sama-sama menguntungkan kedua belah pihak baik bagi pebisnis maupun konsumen itu sendiri. Jika para pelaku bisnis bisa meraup untung lebih, maka konsumen bisa menikmati produk yang sesuai dengan ekspektasi mereka selama ini. Lalu apa saja yang harus dilakukan agar pembaruan produk mendapat sambutan hangat dan pasti diterima oleh konsumen? Simak beberapa tips berikut ini.

1. Buat Desain Kemasan Produk yang Menjual

Pembaruan produk juga bisa dilakukan dengan membuat desain kemasan yang lebih menarik. Desain produk kerap kali jadi pertimbangan konsumen saat ingin membeli sesuatu, terutama pada pembelian pertama. Semakin menarik packaging produk Anda, maka semakin besar peluang produk tersebut untuk dibeli. 

Pasalnya, kesan pertama sebuah produk biasanya dinilai dari kemasan luarnya. Saat akan menentukan desain produk, beberapa hal yang harus diperhatikan adalah nama produk, logo produk, komposisi warna, bahan kemasan, gambar pada kemasan, dan lain-lain.

2. Tonjolkan Ciri Khas

Tampil beda dari produk kompetitor bisa jadi keuntungan atau justru bumerang bagi bisnis yang dijalankan. Oleh sebab itu, perlu riset yang sungguh-sungguh jika menginginkan produk baru yang berbeda dan punya ciri khas tersendiri. 

Selain riset, Anda juga harus mencobanya sendiri untuk mengetahui produk tersebut layak jual atau tidak. Bisa juga dengan memberikan sampel ke beberapa orang untuk selanjutnya dinilai. Misalnya saat ingin menjual donat, umumnya kue donat memiliki rasa manis, tapi Anda bisa berinovasi dengan menciptakan produk donat dengan topping yang memiliki rasa asin.

3. Distribusi Produk yang Tepat

Distribusi barang yang tepat juga akan menentukan inovasi produk Anda bakal laku atau tidak. Produk yang dijual di pasar tradisional tentunya berbeda dengan barang-barang yang ada mall atau pusat perbelanjaan modern lainnya. Jangan sampai salah dalam mendistribusikan produk tersebut agar penjualan bisa tepat sasaran.

4. Manfaatkan Promosi Online

Era digital seperti sekarang memudahkan Anda dalam beriklan atau melakukan promosi. Beriklan lewat platform online saat ini menjadi opsi yang paling pas karena sudah banyak orang yang melek internet. Manfaatkan media sosial, aplikasi marketplace, dan juga website untuk memaksimalkan promosi pembaruan produk terbaru Anda. 

5. Pilihan Produk yang Beragam

Pilihan produk yang beragam akan lebih menarik konsumen untuk mencoba semuanya. Anda bisa membuat produk dengan warna yang bervariasi, bentuk yang beragam, rasa yang bermacam-macam, berbagai ukuran, atau kemasan produk yang berbeda-beda. Jika pilihannya terbatas, biasanya konsumen akan cepat bosan. Namun, jika produk tersebut menawarkan opsi yang beraneka ragam, tentu orang-orang ingin mencoba semuanya satu persatu, atau bahkan memborongnya sekaligus.

Walaupun sudah menjadi pebisnis sukses, bukan berarti Anda berhenti belajar tentang ilmu bisnis. Inovasi produk perlu inspirasi yang matang agar hasil yang didapatkan sesuai dengan harapan. Yuk pelajari berbagai inovasi bisnis terbaru melalui Seminar Business Revolution. Tak hanya sekedar biasa, di sini Anda akan diajak untuk bermain games, studi kasus, dan melakukan berbagai latihan yang membantu perkembangan bisnis. Bersama pelatih sukses nomor 1 Indonesia, Tung Desem Waringin, tentunya seminar ini tidak boleh Anda lewatkan! Yuk daftarkan diri Anda sekarang juga!

Leave a Comment

Your email address will not be published.

Scroll to Top