Artikel

Dapatkan informasi terbaru dari Kami

5 Syarat Segmentasi Pasar yang Harus Ada untuk Memulai Bisnis!

Sebagai pebisnis, Anda harus tahu bahwa berhasil atau tidaknya sebuah bisnis bisa dilihat dari beberapa aspek. Termasuk bagaimana bisnis itu bisa memengaruhi konsumen yang dituju, hingga mereka ingin berkontribusi pada bisnis Anda. Itu artinya, Anda perlu memahami betul mengenai segmentasi pasar. Segmentasi pasar merupakan sebuah strategi bisnis atau perusahaan untuk mengetahui target konsumen dengan lebih baik, sehingga bisnis yang dijalankan dapat membawa hasil yang optimal.

Setiap perusahaan tentu memiliki visi-nya masing-masing, di mana visi tersebut akan berpengaruh juga terhadap tujuan segmentasi pasar yang direncanakan. Lengkapnya, mari simak beberapa poin tujuan segmentasi pasar berikut ini:

  • Salah satu alasan dilakukannya segmentasi adalah karena pasar bersifat heterogen. Segmentasi akan memunculkan kelompok-kelompok kecil yang memiliki kesamaan (homogenitas), sehingga akan mempermudah perusahaan dalam menyusun strategi bisnis. Hal tersebut juga akan memudahkan proses penentuan marketing mix. Sehingga, desain produk dan strategi pemasaran akan bekerja lebih efektif.
  • Melakukan proses segmentasi juga akan membantu dalam mengembangkan perusahaan. Secara tidak langsung, perusahaan akan lebih mengetahui mengenai target konsumen serta pesaing atau kompetitor. Bahkan, perusahaan juga akan dengan mudah mengetahui peluang apa saja yang bisa diambil. Dengan begitu, perusahaan bisa mengatur strategi bisnis yang tepat untuk perkembangan mereka di masa depan.
  • Dengan homogenitas yang muncul, itu artinya sebuah perusahaan akan bisa dengan mudah mengetahui seluk beluk target pasar mereka. Dengan begitu, strategi komunikasi yang dilakukan juga akan lebih efektif.

Mengenal Jenis-Jenis Segmentasi Pasar

segmentasi pasar

Strategi segmentasi pasar sendiri pada umumnya dibagi menjadi empat jenis, yaitu segmentasi demografis, geografis, perilaku, dan psikografis. Penjelasan selengkapnya, langsung saja simak di bawah ini.

1. Segmentasi Demografis

Segmentasi demografis melihat beberapa aspek seperti jenis kelamin, usia, pendidikan, pekerjaan, status menikah, atau lainnya. Jenis segmentasi ini sering diterapkan perusahaan dalam menentukan strategi pemasaran bagi produk atau jasa yang mereka tawarkan. Pasalnya, variabel yang sudah disebutkan lebih mudah untuk diketahui dan diukur dibandingkan dengan variabel dalam jenis segmentasi pasar yang lain. Itulah mengapa, segmentasi ini seringkali dinilai lebih mudah untuk dilakukan.

2. Segmentasi Geografis

Segmentasi geografis mengelompokan targetnya berdasarkan aspek lokasi, seperti tempat tinggal calon konsumen. Jenis segmentasi ini juga bisa dipertimbangkan karena kebutuhan dan kegunaan suatu produk atau jasa akan berbeda-beda tergantung pada cuaca, keadaan tanah, dan lokasinya.

3. Segmentasi Perilaku

Penerapan segmentasi ini akan membantu Anda mengetahui bagaimana tingkah laku seorang konsumen terhadap sebuah bisnis. Beberapa variabel yang dilihat dalam segmentasi ini di antaranya adalah pengetahuan, sikap, reaksi, dan penggunaan produk oleh seorang konsumen. Segmentasi perilaku ini seringkali berhubungan dengan proses decision making (pengambilan keputusan). Jika diterapkan dengan baik, maka Anda juga bisa menyusun strategi untuk membangun brand loyalty dari konsumen bagi bisnis sendiri. 

4. Segmentasi Psikografis

Sedikit berbeda dengan ketiga jenis segmentasi yang telah disebutkan sebelumnya, segmentasi psikografis melibatkan aspek psikologis dari calon pelanggan. Biasanya proses penyesuaian segmentasi ini akan sedikit lebih rumit karena Anda perlu tahu persis mengenai selera sasaran pasar. Untuk menerapkan strategi segmentasi ini, Anda bisa melakukan survei kepada kelompok konsumen tertentu. Segmentasi ini memungkinkan Anda untuk mengetahui preferensi target pasar terhadap perusahaan dan produknya, misalnya gaya hidup.

Cara Melakukan Segmentasi Pasar

segmentasi pasar

Bagaimana cara Anda dalam menentukan segmentasi pasar bagi bisnis yang tengah Anda jalankan? Sebelum mengetahui bagaimana cara menentukan segmentasi pasar, Anda harus tahu syarat melakukan segmentasi terlebih dahulu. 

Berikut ini adalah syarat-syarat segmentasi pasar yang dibutuhkan oleh pelaku usaha:

  1. Terukur, artinya pengelompokkan pasar wajib mampu diukur baik luasnya, besarnya, dan daya beli pembeli atau konsumen pada pada segmen.
  2. Terjangkau, artinya segmentasi pasar wajib bisa dilaksanakan. Oleh karena itu, taktik pemasaran yang sudah dibentuk mampu dijalankan dan mampu menaruh pelayanan pada segmen pasar sebaik mungkin.
  3. Cukup besar, artinya relatif akbar atau substantial sebagai akibatnya mampu menaruh laba saat perusahaan menaruh pelayanan.
  4. Mudah dibedakan, artinya segmentasi pasar dapat dibedakan atau differentiable. Maksudnya adalah segmen yang sudah dikelompokkan tadi wajib mampu dibedakan secara jelas.
  5. Bisa dilaksanakan, yaitu segmentasi pasar harus mampu dilaksanakan atau actionable. Ketika melakukan sebuah segmentasi pasar, terdapat beberapa dasar pada pelaksanaannya antara lain adalah demografis (dasar berdasarkan pengelompokkan pasar mencakup usia, jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan, penghasilan, ras, agama, dan sebagainya). 

Setelah mengetahui syarat-syaratnya, berikut ini beberapa langkah yang bisa diambil dalam menentukan segmentasi. 

Pengumpulan dan Analisis Data

Langkah yang pertama adalah dengan melakukan pengumpulan dan analisis data. Sebenarnya ada berbagai cara yang bisa Anda pilih dalam melakukan survei terhadap calon konsumen. Dua di antaranya adalah dengan menyebarkan kuesioner, atau mengadakan focus group discussion (FGD). Pertanyaan seputar produk dan segmentasi bisa Anda sertakan di dalam kuesioner atau diskusi. Tujuan dari tahap awal ini yaitu untuk mendapatkan data awal untuk mengetahui informasi apa saja mengenai pasar yang dituju.

Seleksi dan Penyusunan

Langkah selanjutnya, Anda bisa melakukan pengelompokan hasil yang didapatkan baik dari kuesioner maupun diskusi tadi. Penyaringan hasil juga dapat dilakukan dalam tahap seleksi dan penyusunan. Setelah adanya pengelompokan dan penyaringan hasil, maka akan terlihat jelas kelompok-kelompok yang ada di dalam suatu pasar. Dengan begitu, Anda akan lebih mudah dalam menentukan dengan jelas desain produk apa yang cocok bagi kelompok yang mana.

Baca juga: Memahami Apa itu Cashflow Quadrant dan 4 Bagiannya

Tung Desem Waringin, seorang pakar bisnis dan motivator nomor 1 di Indonesia, punya beberapa strategi dan jurus andalan yang terbukti ampuh untuk membuat bisnis Anda sukses. Dalam bukunya yang berjudul Marketing Revolution, Tung Desem Waringin membagikan beberapa jurus marketing untuk mendongkrak omzet penjualan. Jurus-jurus marketing tersebut sangat sayang jika tidak Anda kuasai. Maka dari itu, mari bergabung dalam Seminar Sales & Marketing Revolution untuk belajar banyak hal mengenai bisnis. Dengan belajar langsung dari pakarnya, Anda pun akan lekas bisa mewujudkan mimpi Anda menjadi pebisnis sukses dan kaya raya.

Ingat kata Tung Desem Waringin, “Anda harus me-marketing-kan diri Anda sendiri kepada siapa pun, di mana pun, dan kapan pun. Sales & Marketing Revolution akan merevolusi hidup Anda!”. Ayo bersiap, daftarkan diri Anda segera!